Masthead header

‘iPad Mini’ Rasa Lokal Unjuk Gigi

Di pasar tablet PC, nama iPad tentu sudah menjadi jaminan mutu di jajaran produk populer. Sampai-sampai, hal ini turut dimanfaatkan produk merek lokal untuk memikat pengguna tablet Tanah Air.

‘iPad Mini rasa lokal’, demikian klaim yang dilekatkan Vandroid T5A dalam keterangan persnya, Kamis (23/5/2013).

Meski produk ‘lokal’, perangkat besutan Advan ini begitu percaya diri tak kalah dari jajaran tablet PC branded lain yang sudah lebih dulu meramaikan pasar tablet PC.

Sekilas, penampakan Vandroid T5A memang mirip dengan iPad Mini besutan Apple. Ia dilengkapi dengan layar 8 inch dengan 5 point finger touch.

Ada dua varian warna yang ditawarkan, putih dan hitam dengan bagian sekeliling body diberi list warna silver metalik.

Dari sisi jeroan, T5A disokong prosesor Qualcomm Snapdragon S4 Dual Core 1 GHz dan berjalan pada OS Ice Cream Sandwich 4.0 serta dilengkapi dengan internal memori 4 GB.

Untuk konektivitas sudah mendukung koneksi data HSDPA 7,2 Mbps, Bluetooth 3.0 serta slot SIM Card GSM yang memungkinkan pengguna untuk telepon, video call dan SMS.

Rencananya, Advan akan menggandeng Telkomsel untuk menawarkan T5A ke pengguna. Dengan iming-iming gratis internet 3,6 GB selama 3 bulan pada acara peluncurannya 9 Juni mendatang.

“Pengguna dijamin puas dengan performa dan tawaran yang disajikan Advan T5A. Segera dan nikmati semua keunggulan fitur serta kecanggihan teknologi di tablet berukuran ideal hanya Vandroid T5A,” umbar Chief Marfketing Officer Advan, Candra Lijanto.

Potensi pasar tablet sendiri pada tahun 2013 diprediksi Advan bakal terus tumbuh dengan proyeksi sekitar 3 juta unit yang beredar di pasar. Advan pun sesumbar untuk menguasai market share tablet PC sekitar 30%.

“Kami optimistis 2013 sekitar 1 juta unit tablet Advan dari berbagai tipe akan terserap pasar. Optimisme kami terlihat dari hadirnya Advan T5A, si ‘iPad Mini’ rasa lokal yang animonya sangat tingi,” klaimnya.

Berikut spesifikasi Vandroid T5A:

Operating System: Android 4.0
Processor: Qualcomm Snapdragon S4 Dual Core 1 GHz
RAM: 512 MB
Internal Memory: 4 GB
Display: TFT 8 inch (1024 x 768)
Touchpanel: Capasitive 5 point touch
Camera: Dual Camera (rear 2MP)
Frequency Band: GSM 900 / 1800, UMTS 2100
WiFi: 802,11 b/g
Bluetooth: V3.0 EDR class 2
Battery: Li-Poly 3500 mAh
Icon Feature: Call, SMS, HSDPA, Bluetooth, Dual Camera.

(ash/ash)

 

via DetikInet

Samsung Mau Bikin Tablet ala “Surface”?

Tablet Surface besutan Microsoft mungkin bukanlah perangkat terpopuler dari jenisnya. Tapi tak bisa dimungkiri bahwa produk ini memiliki keunikan tersendiri dalam bentuk keyboard cover dan kickstand terintegrasi yang membuat Surface sanggup “berdiri” di atas meja.

Nah, Samsung selaku produsen perangkat serupa di bawah merek Galaxy Tab rupanya juga melirik ide kickstand terintegrasi pada tablet.

Seperti dilaporkan DigitalTrends, perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut baru-baru ini mematenkan dua desain tablet.

Salah satu di antaranya yang dinamai “Tablet Computer” memiliki built-in stand berbentuk mirip pegangan koper. Rancangan tablet ini juga dilengkapi dengan cover pelindung terintegrasi.

Rancangan kedua yang dinamai “Tablet PC” dibekali dengan teknologi layar fleksibel. Di permukaannya ada garis melintang yang membagi 1/4 bagian layar dan bisa dibengkokkan.

Alhasil, tablet tersebut bukan hanya bisa berdiri dengan menekuk layarnya. Namun, bagian layar yang tertekuk itu pun bisa difungsikan sebagai virtual keyboard.

Sejauh ini kedua rancangan tablet masih berupa konsep dalam paten. Belum jelas apabila Samsung benar-benar berniat mewujudkannya dalam bentuk perangkat sungguhan. Akan tetapi, setidaknya mereka bisa memberi sedikit gambaran mengenai seperti apa perangkat tablet di masa depan.

 

via Tekno Kompas

Inilah Spesifikasi XBox One

Microsoft akhirnya membuka tabir misteri konsol gaming generasi terbarunya, XBox One, dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung pada Selasa siang waktu Redmond, AS, atau Rabu dini hari (22/5/2013) waktu Indonesia.

Dalam acara tersebut, Microsoft telah secara resmi memamerkan konsol XBox One, controller, dan juga Kinect yang semuanya hadir dalam desain baru. Namun, Microsoft belum menyebutkan secara detil spesifikasi dari konsol generasi baru ini.

Meski demikian, Microsoft sudah memberikan beberapa bocoran. Salah satunya adalah prosesor. Produk ini dipersenjatai prosesor buatan AMD yang telah dikustomisasi. Tidak disebutkan kecepatannya, tetapi prosesor ini memiliki delapan inti (octa core). Selain itu, prosesor ini diproduksi dengan proses fabrikasi 28nm.

Tingkat konsumsi daya prosesor tersebut ternyata cukup tinggi. Dikutip dari Engadget, Rabu (22/5/2013), tingkat daya yang dibutuhkan mencapai 100 watt, sedikit lebih tinggi dari XBox Slim dan juga Playstation 3.

Microsoft tidak menyebutkan kartu grafis apa yang digunakan dalam produk ini. Namun, diketahui bahwa GPU tersebut mendukung DirectX 11.1 dan menggunakan memori ESRAM sebesar 32MB.

RAM yang digunakan berkapasitas 8GB. Jenisnya sedikit berbeda dari milik Playstation 4. XBox One menggunakan RAM DDR3, sedangkan Playstation 4 GDDR5.

Dari segi media penyimpanan, Xbox One menggunakan hard disk berkapasitas 500GB.

Xbox generasi baru ini tidak akan dipersenjatai dengan pemutar cakram DVD lagi. Nantinya, ia akan mendukung cakram berjenis Blu-ray, sama seperti yang digunakan di Playstation 3.

Selain itu, XBox One dilengkapi dukungan HDMI 1.4, port USB 3.0, port Ethernet, dan tiga WiFi 802.11n yang berbeda untuk berkomunikasi dengan controller dan perangkat lain.

 

via Tekno Kompas

Memori Minim, Galaxy S4 Bakal Dibikin “Langsing”

Smartphone Galaxy S4 dari Samsung datang dengan begitu banyak aplikasi pre-installed alias bloatware. Saking banyaknya, aplikasi-aplikasi tersebut hanya menyisakan sedikit ruang memori internal yang bisa dipakai oleh pengguna.

Versi 16 GB, misalnya hanya memiliki ruang kosong tak sampai 9 GB. Hal ini memicu gelombang pemberitaan negatif dan keluhan dari pengguna sehingga Samsung kemudian merasa perlu mengambil tindakan untuk mengatasi masalah tersebut secara khusus.

“Kami sedang mempertimbangkan kemungkinan membebaskan ruang memori (pada Galaxy S4) melalui optimalisasi software,” ujar seorang jurubicara Samsung yang dikutip oleh Cnet. “Kami menghargai bahwa isu ini telah dibawa ke permukaan dan akan berusaha meningkatkan komunikasi.”

Optimalisasi yang dimaksud boleh jadi akan berupa kompresi atau teknik lain. Yang jelas, Samsung kini agaknya juga merasa bahwa Galaxy S4 -setidaknya untuk versi 16GB- memang kekurangan ruang memori.

Tak seperti HTC One ataupun iPhone 5 dari Apple, Galaxy S4 sebenarnya menyediakan opsi ekspansi storage lewat slot kartu micro-SD.

Akan tetapi, kartu memori ini tak bisa dipakai untuk meng-install aplikasi pada Galaxy S4 sehingga pengguna terpaksa menghemat ruang kosong yang tersedia di memori internal.

Sebelumnya, Samsung menunjukkan sikap defensif soal masalah ini dengan menyatakan bahwa aplikasi-aplikasi bawaan yang ukurannya mencapai sekitar 6,85 GB diperlukan untuk memberikan fitur-fitur ekstra pada pengguna. Jumlah itu 1 GB lebih besar dibandingkan ukuran aplikasi pre-installed pada Galaxy S III.

Samsung sendiri bukan produsen pertama yang menerima keluhan seputar ketersediaan ruang pada memori internal. Tablet Surface Pro 64GB dari Microsoft, misalnya, hanya menyediakan ruang kosong 23 GB sementara Nintendo Wii U 8GB hanya memiliki free space sebesar 3 GB.

 

via Tekno Kompas

Android 4.3 Perdana di Nexus 4 “Bule”?

Google memang tidak merilis smartphone Nexus baru pada konferensi Google I/O 2013. Namun, versi lain dari Nexus 4, seri Nexus teranyar, dikabarkan sempat terlihat “mondar-mandir” di ajang ini.

Nexus 4 versi baru ini tidak hadir dengan perubahan desain dan juga spesifikasi. Hanya ada satu hal yang menjadi pembeda antara Nexus 4 itu dengan seri yang selama ini beredar, yaitu warna yang membalut casing-nya.

Ia hadir dengan warna putih, sedangkan Nexus 4 versi lama hanya hadir dengan pilihan warna hitam.

Dikutip dari Android and Me, Senin (20/5/2013), Nexus 4 “bule” alias berwarna putih ini dikabarkan akan mulai dijual mulai 10 Juni 2013 dan mungkin akan “ditemani” oleh “robot hijau” versi terbaru, Android 4.3.

Jika berita ini benar, Nexus 4 warna putih mendapat kehormatan menjadi ponsel pertama yang menggunakan Android 4.3.

Google sendiri diharapkan akan mengumumkan Android 4.3 di ajang Google I/O. Sayangnya, tidak ada informasi sedikit pun tentangnya.

Beberapa sumber mengatakan bahwa sistem operasi ini hanya menghadirkan update yang bersifat minor. Artinya, ini bukanlah update besar-besaran, seperti dari Android 3.0 Honeycomb ke Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Bocoran lain menyebutkan, Android 4.3 akan mendukung Bluetooth Low Energy (BLE), grafis OpenGL untuk Embedded Systems 3.0, dan sinkronisasi data aplikasi.

Nama kode dari Android 4.3 masih belum dibeberkan. Namun, ada indikasi yang menyatakan, sistem operasi tersebut akan tetap menggunakan nama kode Jelly Bean.

Nexus 4 adalah smartphone seri Nexus teranyar dari Google yang lahir melalui kerjasama dengan LG.

Dari segi fisiknya, smartphone ini menggunakan desain dari smartphone LG Optimus G. Nexus 4 dipersenjatai layar berukuran 4,7 inci WXGA True HD IPS Plus dengan resolusi 1280 x 768.

Sebagai dapur pacunya, Nexus 4 menggunakan prosesor Snapdragon S4 1,5GHz quad-core dan RAM 2GB. Nexus 4 juga dilengkapi dengan kamera belakang 8 megapixel, kamera depan 1,3 megapixel, dan baterai 2,100mAh.

 

via Tekno Kompas

iPhone 5 Meledak di Bangkok

Kasus iPhone meledak atau terbakar kembali terjadi lagi. Kali ini yang meledak adalah iPhone keluaran terbaru, iPhone 5 dan terjadi di kota Bangkok, Thailand.

Insiden ini dialami oleh seorang pebisnis bernama Suwicha Uasomsaksakul, bulan Maret lalu. Ia melaporkan iPhone 5 miliknya tiba-tiba meledak saat dipakai menelepon kurang lebih selama 30 detik.

Sebelum meledak, ia merasa ponselnya lebih panas dari biasanya dan kemudian terlihat mengeluarkan asap. Merasa ada keganjilan itu, dia langsung melempar iPhone ke lantai dan baru kemudian meledak, empat kali.

Setelah meledak, iPhone tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Ia pun melaporkan kejadian ini ke petugas kepolisian setempat.

Kasus ini langsung mendapat perhatian otoritas telekomunikasi Thailand. Komisi penyiaran dan telekomunikasi (National Broadcasting and Telecommunications Commission-NBTC)Thailand berinisiatif menyelidiki kasus tersebut.

Penyelidikan dilakukan selama kurang lebih dua bulan dan hasilnya telah diumumkan. Sekretaris NBTC, Takom Tantasit menyatakan, meledaknya iPhone 5 tersebut karena arus pendek.

Kemungkinan baut yang terpasang, menembus baterai. Ini yang membuat perangkat itu meledak,” katanya seperti dilansir Bangkok Post, Rabu (15/5/2013).

Menurut Takom, baut pentagram (berbentuk bintang bersudut lima) itu tidak sesuai dengan standar pabrik. Peneliti menyimpulkan penutup belakang perangkat tersebut telah dibuka atau diganti oleh pihak ketiga, menggunakan alat yang tidak sesuai standar Apple.

 

 

via Tekno Kompas